About

Senin, 07 September 2015

Ngelelet Kopi

Banyak cara menikmati secangkir kopi dan sebatang rokok. Salah satunya adalah dengan ngelelet, yap istilah keren untuk menyeruput kopi lelet/lasem dan menghisap sebatang rokok. Budaya ngopi khususnya kopi lelet berasal dari daerah pantura timur, yaitu Lasem. Selain terkenal dengan batik dan kebudayaan cinanya, kota kecil tersebut juga terkenal akan budaya ngopi warganya. Sekarang kopi Lasem tak hanya bisa ditemukan di Lasem saja, sudah banyak kedai-kedai kopi di nusantara yang menjajakan kopi lasem. 
Kopi lelet khas Lasem ini cara pembuatannya bukan seperti kopi tubruk biasa yang sudah diseduh, dibiarkan sebentar, lalu diminum. Pembuatan kopi lelet ini mirip kopi Turki dimana bubuk kopi dituang air panas dan dimasak lagi hingga mendidih, menghasilkan kopi yang kental dan mantap rasanya. Umumnya penikmat kopi lelet ini juga perokok. Mengapa? Karena setelah kopi selesai dinikmati ampas yang tersisa dicangkir itulah yang digunakan oleh si perokok sebagai bahan untuk "ngelelet". Ampas kopi tersebut diletakkan di piring kecil kemuadian diletakkan tisu diatasnya yang berfungsi mengurangi kadar air. Kemudian ditambahkan susu untuk sedikit mengentalkan serta sebagai perekat saat ditempelkan dibatang rokok. Diaduk sebentar dan jadilah adonan lelet. Alat yang digunakan pun juga dibuat sendiri dari batang korek api yang diraut menggunakan silet agar tajam ujungnya atau dengan menggunakan tusuk gigi, lalu dengan alat itu dilelet leletkan ampas kopi pada batang rokok seperti layaknya pelukis/pembatik menciptakan berbagai motif. Jadi sekali ngopi, berbagai kenikmatan bisa ia dapatkan. Nikmat menyeruput kopi yang mantap rasanya, nikmat berkreasi menciptakan motif, dan nikmat menfghisap rokok yang konon memiliki aroma khas pula.

diambil dari berbagai sumber

0 komentar:

Posting Komentar